Skip to main content

Posts

My Grandmother Asked Me to Tell You She’s Sorry, Fredrick Backman

Detail Buku Judul: My Grandmother Asked Me to Tell You She’s Sorry Judul asli: Min mormor hälsar och säger förlåt Penulis: Fredrick Backman Penerjemah: Jia Effendie Penerbit: Penerbit Noura (Mizan Group) Tebal: 496 hlm Cetakan: I, November 2016
“Hanya orang-orang berbeda yang mengubah dunia. Tidak ada orang normal yang mengubah apa pun.”(hal 115)
Memiliki seorang nenek yang memiliki imajinasi yang kaya dan gemar mendongeng adalah satu keberuntungan yang tidak dimiliki oleh semua anak kecil. Itu yang dirasakan Elsa, gadis kecil yang baru 7 tahun, dan neneknya sudah lanjut, 77 menuju 78. Neneknya telah mendongeng sejak lama, nyaris sepanjang umur Elsa. Melalui dongengnya, Nenek membawa Elsa ke Miamas, sebuah kerjaan di Tanah-Setengah-Terjaga, dunia rekaan sang nenek. Dalam menyampaikan dongengnya, sang nenek memaikai bahasa rahasia yang hanya dipahami mereka berdua, sehingga orang lain tak dapat mencuri dengar apa yang mereka ceritakan. Polisi dibuat bingung ketika mereka memakai bahasa r…
Recent posts

Ini Soal Tenun Kebangsaan. Titik!

oleh: Anies Baswedan (terbit di Harian Kompas, 11 September 2012) Republik ini tidak dirancang untuk melindungi minoritas. Tidak juga untuk melindungi mayoritas. Republik ini dirancang untuk melindungi setiap warga negara, melindungi setiap anak bangsa! Tak penting jumlahnya, tak penting siapanya. Setiap orang wajib dilindungi. Janji pertama Republik ini adalah melindungi segenap bangsa Indonesia. Saat ada warga negara yang harus mengungsi di negeri sendiri, bukan karena dihantam bencana alam tapi karena diancam saudara sebangsa, maka Republik ini telah ingkar janji. Akhir-akhir ini nyawa melayang, darah terbuang percuma ditebas oleh saudara sebahasa di negeri kelahirannya. Kekerasan terjadi dan berulang. Lalu berseliweran kata minoritas, mayoritas dimana-mana. Perlindungan minoritas dibahas amat luas.

Big Breast Wide Hips, Mo Yan

(sumber: goodreads.com)
Meski edisi terjemahan bahasa Indonesia novelis peraih Nobel Sastra ini sudah lama terbit, namun Serambi, si penerbit edisi Indonesia, sepertinya merasa perlu tetap mempertahankan judul edisi bahasa Inggris; Big Breast Wide Hips. Besar dugaan disebabkan karena tidak ingin membuat kekacauan publik atau huru-hara massa di tengah kehidupan sosial kita yang sudah terlanjur panas akhir-akhir ini. FPI dan ormas-ormas ‘lu harus nurut’ lainnya akan menggeledah toko buku yang kedapatan menjual novel ini dengan tuduhan pornografi, cabul dan merusak moral anak bangsa. Bagaimana tidak, jika dialihbahasakan ke bahasa Indonesia, maka ada tiga kemungkinan judul yang bisa dipakai: 1.Payudaya Besar Pinggul Lebar 2.Payudara Molek Pantat Yahud 3.Toket Gede Pantat Besar alias Toge Pasar

Manajemen Belok Kanan

(sumber: alamy.com)
Oleh : B Herry Priyono
Beberapa waktu lalu saya bersama seorang teman lewat satu lokasi jalan di Jakarta Pusat. Di pinggir jalan itu terpampang spanduk besar dengan tulisan "Komunis Datang, Kami Siap Menyerang!" Ketika ia membuat saya menengok ke tulisan itu, saya tidak tahan untuk tidak tertawa geli lalu bilang, "Itulah paranoia hari-hari ini, bukan cuma basi, tapi juga buang-buang energi." Gejala paranoia biasanya terungkap dalam tindakan aneh-aneh ketidakwarasan mental, ditandai oleh delusi tentang bahaya rekaan yang memburu. Maka, orang-orang yang mengidap paranoia ibarat melihat anak kucing sebagai harimau pemangsa. Ketika diberi tahu, bahkan oleh para ahli, bahwa itu anak kucing yang tak berdaya, penderita paranoia justru makin meneriakkan ancaman harimau pemangsa. Itulah mengapa menganggap serius penderita paranoia sungguh buang-buang usia. Masalahnya, paranoia sering menjadi bagian taktik propaganda, dengan hasil terbelahnya kehidupan bersa…

The Girl on The Train, Paula Hawkins

(sumber: amazon.com)
Apa jadinya jika sebuah cerita disampaikan oleh narator yang tidak dapat dipercaya? Yang sebagian besar cerita disampaikan ketika doi lagi mabok? Besar kemungkinan kita, sebagai pendengar/pembaca, dibuat bingung dengan kerutan di dahi sambil terus bertanya ’apa yang sebenarnya terjadi?’. Demikianlah cerita thriller The Girl on The Train ini dinarasikan. Rachel, narator utama selain beberapa narator lainnya, adalah seorang perempuan 30-an yang setiap hari naik komuter dan melewati beberapa rumah yang sangat ia kenal. Namun, di awal cerita, Mbak Rachel ini membuat imajinasi sendiri tentang rumah tersebut dan penghuninya. Ia mengarang sendiri cerita indah tentang rumah tersebut sebagai bentuk keputusasaan atau ketidakpuasannya atas realita hidup yang dijalaninya. Dalam pengembaraan imajinasinya tersebut, si Mbak Rachel ini semakin tidak bisa dikenali mana khayalan mana kenyataannnya. Batas antara imajinasi dan realitas menjadi samar belaka. Untungnya Paula Hawkins, si …

Menemukan Jati Diri melalui Ekstase dan Kontemplasi

(sumber gambar: bacabaca.co)
Detail Buku
Judul: Panggilan Hati Judul asli: The Calling: Unleash Your True Self
Penulis: Priya Kumar Penerjemah: Nadya Andwiani
Penerbit: Baca
Tebal: 228 hlm
Cetakan: I, Maret 2017
ISBN: 978-602-6486-08-0
“Penyesalan bagi kehidupan itu sama seperti rayap bagi kayu. Ia akan menggerogoti dan menghancurkanmu.” (hal 30) Tak selamanya bencana merupakan kutukan pembawa sial. Ada kalanya kejadian naas yang menimpa hidup seseorang dapat mengantarkannnya menuju ruas hidup yang lebih baik. Atau memberinya kesempatan melakukan refleksi yang melahirkan gagasan cemerlang yang tak pernah terpikir sebelumnya. Sengsara membawa nikmat. Begitu kira-kira titah para tetua.

Does God Exist? : The God Delusion Book Review

(amazon.com)
The question about the existence of god has become an eternal question in human history. It is a subject of debate in philosophy, religion, science and popular culture. A wide variety of arguments for and against the existence of God can be categorized as metaphysical, logical, empirical, or subjective. In philosophical terms, the notion of the existence of God involves the disciplines of epistemology (the nature and scope of knowledge) and ontology (study of the nature of being, existence, or reality) and the theory of value (since concepts of perfection are connected to notions of God). I start questioning about God since I encounter many incompatibilities between scripture and science. I don’t deny that many scientists are so religious, but they have compartmentalized their brains into two sections that don’t talk to each other. Since I used to think sceptic and critically, it’s not easy to accept the unproven facts. I start searching other perspectives by reading bo…